📥 Butuh tampilan login MikroTik yang keren dan siap pakai? Cek koleksi template kami di 👉 Toko Kami atau 💬 Tanya-tanya dulu via WhatsApp 👉 Klik di sini
Banyak orang menggunakan internet setiap hari, tetapi tidak semua memahami perbedaan antara IP Public dan IP Private. Padahal, dua jenis alamat IP ini sangat berpengaruh pada cara perangkat terhubung ke internet, keamanan jaringan, akses jarak jauh, hingga konfigurasi
port forwarding.
Memahami perbedaannya sangat penting, terutama untuk pengguna CCTV, gamer, admin jaringan, atau pemilik usaha yang membutuhkan akses ke perangkat dari luar jaringan.
Apa Itu IP?
IP (Internet Protocol) adalah alamat unik yang digunakan setiap perangkat untuk terhubung danberkomunikasi melalui jaringan. Ibarat alamat rumah, IP membantu sistem mengetahui ke mana suatu data harus dikirim. Namun, tidak semua IP bersifat sama. Di dunia jaringan, terdapat dua kategori besar yaitu IP Public dan IP Private.
Apa Itu IP Public?
IP Public adalah alamat IP yang bisa diakses dari internet secara langsung. Artinya, perangkat atau jaringan yang menggunakan IP ini dapat dihubungi dari luar tanpa perantara khusus. IP Public biasanya diberikan oleh ISP (Internet Service Provider) dan digunakan untuk keperluan
yang membutuhkan akses dari luar jaringan lokal.
Contoh penggunaan IP Public:
- Akses CCTV dari luar rumah atau kantor
- Remote Mikrotik, router, atau server
- Hosting game server atau web server rumahan
- Port forwarding untuk aplikasi tertentu
- Kebutuhan RT/RW Net atau bisnis kecil yang butuh akses jarak jauh
Sebagai alamat yang dapat diakses dari internet, IP Public sering dianggap lebih fleksibel, tetapi
membutuhkan pengaturan keamanan tambahan agar tidak mudah diserang.
Apa Itu IP Private?
Berbeda dengan IP Public, IP Private adalah alamat IP yang hanya digunakan untuk jaringan lokal (LAN). IP ini tidak bisa diakses dari internet secara langsung dan hanya berlaku di dalam jaringan rumah, kantor, atau lingkungan tertutup.
Contoh rentang IP Private:
- 192.168.x.x
- 10.x.x.x
- 172.16.x.x – 172.31.x.x
IP Private digunakan untuk menghubungkan perangkat seperti laptop, HP, printer, smart TV, CCTV lokal, PC kantor, dan perangkat IoT. Untuk mengakses perangkat ini dari luar, kamu memerlukan IP Public atau VPN.
Perbedaan Utama IP Public dan IP Private
1. Jangkauan Akses
IP Public dapat diakses dari internet, sedangkan IP Private hanya bisa diakses di dalam jaringan lokal. Jika kamu ingin mengakses router atau CCTV dari luar, kamu memerlukan IP Public atau metode tunneling.
2. Keamanan
IP Private lebih aman secara default karena tidak terekspos ke internet. IP Public perlu perlindungan lebih seperti firewall, password kuat, dan pembatasan akses IP karena rentan terhadap scanning dan serangan.
3. Kebutuhan Penggunaan
IP Private cocok untuk koneksi internal, sedangkan IP Public dipakai untuk kebutuhan seperti hosting server, port forwarding, akses jarak jauh, atau layanan yang harus bisa dijangkau dari internet.
4. Pengalokasian oleh ISP
IP Public biasanya diberikan oleh ISP sebagai bagian dari langganan internet. Banyak ISP hanya memberikan IP Private atau bahkan IP CGNAT (100.xxx) untuk paket rumahan, sehingga pengguna tidak bisa menggunakan port forwarding.
5. Harga dan Ketersediaan
Karena IPv4 semakin terbatas, IP Public biasanya berbayar atau membutuhkan paket khusus. Sedangkan IP Private tidak terbatas dan bebas digunakan oleh perangkat dalam jumlah banyak di jaringan lokal.
Kenapa Banyak Pengguna Membutuhkan IP Public?
Kebutuhan IP Public meningkat karena banyak aplikasi modern memerlukan akses langsung dari internet. Pengguna CCTV ingin melihat kamera dari mana saja, gamer membutuhkan koneksi stabil tanpa NAT Type Strict, dan administrator jaringan membutuhkan remote router atau server dengan mudah.
Sayangnya, banyak pengguna mendapatkan IP dari rentang 100.xxx yang merupakan tanda CGNAT. CGNAT membuat port forwarding mustahil dilakukan dan perangkat tidak dapat diakses dari luar.
Mana yang Lebih Baik Digunakan?
Jawabannya tergantung kebutuhan:
- Gunakan IP Private untuk jaringan internal: rumah, kantor, printer, WiFi, IoT, dsb.
- Gunakan IP Public jika butuh akses dari luar: CCTV, server, game server, remote router, RT/RW Net.
Jika kamu membutuhkan akses jarak jauh atau layanan yang harus terlihat dari internet, IP Public adalah pilihan terbaik.
Namun untuk sekadar penggunaan internal, IP Private sudah sangat cukup.
Istilah penting dalam jaringan lyang perlu kami pelajari juga seperti perbedaan IP Public dan IP Private, cara kerja jaringan lokal, akses internet, fungsi IP Public, serta alasan kenapa beberapa IP seperti 100.xxx sebenarnya adalah IP CGNAT yang tidak bisa digunakan untuk port forwarding. Pembahasan ini juga mencakup kenapa IP Public sering diperlukan untuk CCTV, server rumahan, remote Mikrotik, hingga
kebutuhan RT/RW Net.
Kesimpulan
IP Public dan IP Private memiliki fungsi yang berbeda. IP Private dipakai untuk jaringan internal, sedangkan IP Public diperlukan untuk mengakses perangkat dari luar jaringan. Memahami keduanya sangat penting untuk menentukan konfigurasi jaringan, terutama jika kamu membutuhkan akses CCTV dari luar, ingin menjalankan server, atau sedang kesulitan melakukan port forwarding karena ternyata mendapat IP CGNAT. Dengan mengetahui perbedaan ini, kamu bisa memilih jenis IP yang tepat dan mengelola jaringan dengan lebih baik.
