📥 Butuh tampilan login MikroTik yang keren dan siap pakai? Cek koleksi template kami di 👉 Toko Kami atau 💬 Tanya-tanya dulu via WhatsApp 👉 Klik di sini
Apa itu IP Public?
IP (Internet Protocol) adalah alamat numerik yang mengidentifikasi perangkat di jaringan. IP Public adalah alamat yang dapat dikenali oleh perangkat lain di internet global. Alamat ini diberikan oleh ISP (Internet Service Provider) atau provider hosting, dan bisa bersifat static (tetap) atau dynamic (berubah-ubah).
Contoh format IP
Format IPv4 biasa terlihat seperti 103.138.45.12 — alamat inilah yang bisa diakses dari internet jika perangkat terhubung langsung tanpa NAT/CGNAT.
Perbedaan: IP Public vs IP Private
Memahami perbedaan ini sangat penting:
- IP Private — alamat yang dipakai di jaringan lokal (contoh: 192.168.x.x, 10.x.x.x). Tidak bisa langsung diakses dari internet tanpa NAT/port forwarding.
- IP Public — alamat yang terlihat di internet. Diperlukan untuk layanan yang harus diakses dari luar (contoh: CCTV, game server, remote admin).
Perangkat di belakang router biasanya punya IP private, lalu router yang punya IP public bertugas menerjemahkan trafik (Network Address Translation).
Kenapa Banyak Orang Membutuhkan IP Public?
Berikut alasan paling umum kenapa orang atau bisnis memilih memakai IP Public:
- Akses Jarak Jauh (Remote Access) — remote router (Winbox/SSH), akses panel server, atau konfigurasi jarak jauh memerlukan alamat yang dapat dihubungi dari internet.
- CCTV & Keamanan — apabila ingin melihat kamera dari luar rumah/kantor tanpa bergantung pada layanan cloud pihak ketiga.
- Hosting Server — menjalankan web server, game server, atau layanan hosting dari rumah/gedung memerlukan IP public agar pengguna lain dapat mengaksesnya.
- RT/RW Net & ISP Lokal — operator lokal dan warnet membutuhkan IP public untuk routing, NAT, dan pelayanan pelanggan.
- Port Forwarding & Full-Port Access — beberapa aplikasi atau perangkat memerlukan akses ke port tertentu yang hanya dapat dilakukan bila ada IP public (atau melalui port forwarding yang sah).
IP Static vs IP Dynamic — Mana yang Perlu?
IP Static adalah IP yang tidak berubah, sangat cocok untuk server, CCTV, dan remote perangkat karena alamatnya tetap. IP Dynamic dapat berubah setelah periode tertentu — cocok untuk pemakaian umum (browsing, streaming), tetapi kurang ideal untuk layanan yang butuh alamat tetap.
Jika kamu mengandalkan domain untuk akses (mis. DDNS), IP dynamic masih bisa dipakai, tetapi konfigurasi tambahan diperlukan.
Apa itu CGNAT dan Kenapa Banyak Orang Mengeluh?
CGNAT (Carrier-Grade NAT) adalah teknik provider untuk menghemat alokasi IP public dengan membuat banyak pelanggan berbagi satu IP public. Ketika terpasang CGNAT, pelanggan akan mendapat alamat IPv4 dari rentang yang tidak bisa diakses langsung dari internet (contoh: 100.64.0.0/10 atau IP 100.xxx). Hasilnya:
- Tidak bisa melakukan port forwarding langsung
- Remote access ke perangkat di rumah menjadi sulit atau tidak mungkin tanpa layanan tunneling
- Beberapa game atau aplikasi p2p bermasalah
Solusi biasa: meminta ISP untuk menambahkan IP public (static/dedicated) atau menggunakan layanan VPN/port-forwarding pihak ketiga.
Bagaimana Cara Mengecek Apakah Kamu Punya IP Public?
- Kunjungi situs whatismyip atau cekip — catat IP yang muncul.
- Cek IP router/modem di dashboard provider — jika berbeda dengan langkah 1, besar kemungkinan ada NAT ganda (double NAT) atau CGNAT.
- Periksa apakah IP kamu masuk rentang CGNAT (contoh: 100.64.0.0/10). Jika iya, kemungkinan kamu tidak punya IP public langsung.
Contoh: Jika website cek-ip menampilkan 103.138.45.12, dan routermu menampilkan 192.168.1.2, itu normal. Namun bila router menampilkan 100.64.x.x atau ISP-provided WAN IP berbeda dari whatismyip, itu tanda CGNAT.
Keamanan: Apakah IP Public Berbahaya?
IP public tidak otomatis berbahaya, tapi meningkatkan permukaan serangan karena perangkat kamu menjadi lebih mudah ditemukan. Beberapa prinsip keamanan:
- Jangan langsung membuka port tanpa kebutuhan — gunakan firewall di router dan perangkat.
- Selalu pasang autentikasi kuat (password kompleks, kunci SSH untuk remote).
- Update firmware perangkat (kamera, router) secara berkala.
- Batasi akses IP dan gunakan VPN bila memungkinkan.
Legalitas: Apakah Menyewa atau Menjual IP Public Ilegal?
Menjual atau menyewa IP public sendiri tidak ilegal di Indonesia, selama:
- IP tersebut diperoleh dari sumber yang sah (ISP, data center, broker resmi).
- Tidak digunakan untuk kegiatan terlarang (penipuan, judi, DDoS, konten ilegal).
- Tidak melanggar aturan routing atau mengambil alih blok IP orang lain.
Yang ilegal adalah penyalahgunaan alamat IP atau peretasan, bukan transaksi atau penyewaan IP yang legal.
Kasus Nyata & Contoh Penggunaan
- CCTV Rumah/Kantor: Memudahkan pemilik mengakses rekaman dari jarak jauh tanpa bergantung ke cloud vendor.
- Game Server: Pemilik server game rumahan membutuhkan IP public agar pemain dapat terhubung.
- Remote Mikrotik/Router: Administrator menggunakan IP public untuk Winbox/SSH dari jarak jauh.
- RT/RW Net: ISP lokal membutuhkan IP public untuk routing dan manajemen pelanggan.
Tips Praktis & Rekomendasi
- Jika kamu butuh akses jarak jauh, minta IP Static dari ISP. Biasanya berbayar tapi stabil.
- Kalau ISP menerapkan CGNAT, bicarakan upgrade ke paket bisnis atau request IP public.
- Gunakan DDNS jika tidak memungkinkan mendapatkan IP static — tapi pahami keterbatasannya.
- Selalu gunakan firewall, VPN, dan pembatasan IP untuk layanan yang diekspos ke internet.
FAQ — Pertanyaan yang Sering Muncul
1. Apakah IP 100.xxx artinya saya tidak punya IP public?
Biasanya iya — IP 100.xxx menandakan rentang CGNAT (100.64.0.0/10). Kamu perlu konfirmasi ke ISP untuk dapat IP public.
2. Apakah saya bisa hosting website di rumah dengan IP dynamic?
Bisa, dengan bantuan DDNS. Namun untuk layanan produksi/komersial lebih baik pakai IP static atau hosting di data center.
3. Berapa biaya IP public?
Biaya bervariasi tergantung ISP dan paket — biasanya ada opsi paket rumahan (static tambahan) atau paket bisnis. Di pasar sekunder/seller, harga sewa juga berbeda-beda.
4. Apa itu “full port” pada IP public?
Istilah “full port” berarti provider atau layanan tidak memblokir akses ke port tertentu — sehingga port forwarding dapat berjalan tanpa masalah.
Penutup — Kesimpulan Singkat
IP Public berguna untuk membuat perangkat atau layanan dapat diakses dari internet. Banyak orang dan bisnis membutuhkannya untuk CCTV, remote admin, hosting, dan layanan lokal. Jika ISP-mu memakai CGNAT, pertimbangkan untuk meng-upgrade paket atau menyewa IP public agar layanan berjalan stabil. Secara hukum, menyewakan IP public tidak ilegal selama sumber IP sah dan penggunaannya tidak melanggar hukum.
